Sesungguhnya tulisan ini tak ada hubungannya dengan judul diatas,apalagi tuk menerjemahkannya kedalam bahasa cinta Deras84.Hanya saja ketika kutulis artikel ini terdengar lantunan tembangnya ST 12-Biarkan Aku Jatuh Cinta dari pc sebelahku. Mari kita bicarakan cinta....,apakah cinta itu sob ?
1. Cinta adalah proses hormonal, batasan ini adalah batasan biologis dimana cinta digambarkan hanya merupakan perubahan hormonal dalam tubuh manusia yang diasosiasikan dengan cinta.
2. Cinta adalah emosi atau perasaan, batasan ini lebih bernuansa psikologis dimana cinta dilihat sebagai suatu bentuk emosi positif dan menyenangkan yang dirasakan oleh manusia.
3. Cinta adalah kemampuan, batasan ini menganalogikan cinta sebagai suatu bentuk kemampuan yang dipunyai manusia. Banyak yang menganggap bahwa mencintai adalah persoalan mudah sedangkan yang susah adalah mencari obyek untuk dicintai. Sebenarnya mencintai menunjukkan kemampuan manusia dalam mengatasi masalah-masalah hidupnya. Banyak orang yang gagal karena tidak mempunyai kemampuan untuk mencintai.
4. Cinta adalah kepercayaan, batasan ini melukiskan cinta sebagai suatu daya atau tenaga yang mampu merobohkan tembok pemisah antara individu, sehingga timbul pemahaman dan pengenalan antara satu individu terhadap yang lain. Dalam proses ini timbul rasa percaya antara individu-individu tersebut.
5. Cinta adalah seni, batasan ini menggambarkan cinta seperti jenis-jenis seni yang lainnya seperti seni musik, seni lukis, dll. Cinta sebagai suatu seni membuat seseorang yang mencintai berkewajiban untuk mempelajari dan mempraktekkan cinta dalam kehidupannya.
6. Cinta adalah akal budi¸ batasan ini memberikan suatu pemisahan yang tegas antara manusia dan binatang. Proses mencintai pada binatang, misalnya induk kucing yang menyusui bayinya, adalah suatu proses cinta yang lahir karena adanya naluri dan insting dari binatang tersebut, tetapi proses cinta pada manusia, misalnya ibu yang merawat anaknya, adalah proses cinta karena adanya cinta itu sendiri.
Manusia adalah makhluk yang terpisah dan terasing satu sama lain. Keterasingan itu timbul karena adanya keterpisahan jarak psikologis antara satu individu dengan individu lainnya. Masing-masing individu mempunyai ego yang membedakannya dengan yang lain. Perasaan “keakuan” itulah yang membuat manusia terpisah satu sama lain. Bahwa ego yang satu berbeda dengan ego yang lain, dan bahwa ego yang satu terpisah dengan ego yang lain. Tetapi perasaan keterasingan dan keterpisahan itu tidak serta merta membuat manusia menjadi makhluk yang berdiri sendiri dan tidak membutuhkan kehadiran orang lain. Disinilah cinta mengambil tempat. Cinta merupakan sarana bagi manusia untuk mengatasi perasaan keterasingan dan keterpisahan serta menjadi perekat hubungan antar manusia. Cinta menyatukan hubungan antar ego manusia, mengikatnya dan mengeratkannya dalam suatu pemahaman seseorang akan yang lain. Dengan kata lain cinta adalah sesuatu yang membuat setiap manusia di bumi ini terikat dalam suatu kesatuan psikologis yang tidak tampak. Cinta menjadi semacam kekuatan pemersatu antara tiap ego.




















