10+ Cara Untuk Memulai Bisnis Pakaian dengan Membuat Brand Sendiri - Bisnis dan Usaha
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

10+ Cara Untuk Memulai Bisnis Pakaian dengan Membuat Brand Sendiri

Ingin memulai bisnis pakaian sendiri? Selamat! Maka kamu sudah memiliki pilihan yang sangat tepat! Di pasar online, produk pakaian merupakan bisnis ya

Konten [Tampil]
cara memulai bisnis pakaian

Ingin memulai bisnis pakaian sendiri? Selamat! Maka kamu sudah memiliki pilihan yang sangat tepat! Di pasar online sendiri, produk pakaian merupakan bisnis yang selalu laris di setiap tahunnya. Hal ini menunjukkan kalau, kebutuhan produk pakaian di Indonesia semakin tinggi saja.

Namun, kita jangan senang dulu. Walaupun peluang sukses berbisnis pakaian terlihat mudah untuk dilakukan, ada banyak kemungkinan yang bisa menyebabkan bisnis ini gagal. Ada banyak faktor penyebab terhambatnya usaha pakaian di tengah jalan.

Nah, supaya kita bisa sukses dalam berbisnis pakaian, penting sekali untuk melakukan berbagai persiapan dan cara yang tepat. Di artikel kali ini kami akan membantu kamu untuk memulai bisnis pakaian sampai sukses. Apakah kamu sudah siap? Simak langkah-langkahnya di bawah ini.

10+ Cara Untuk Memulai Bisnis Pakaian

11 tips dan cara memulai bisnis pakaian

Memulai bisnis pakaian tidak boleh dilakukan asal-asalan. Penting sekali untu kita melakukan berbagai cara yang tepat dari awal mula merintis. Kalau melakukannya dengan asal-asalan, maka bisnis kita bisa terhenti di tengah jalan. Tentunya kita tidak mau kalau hal ini bisa sampai terjadi pada bisnis kita bukan?

Di artikel ini, kamu akan menemukan cara memulai bisnis pakaian yang tepat. Jadi, pastikan kamu memahami setiap poinnya dengan benar, ya. Apakah kamu sudah siap? Kalau sudah siap, mari kita mulai pembahasannya.

1. Melakukan Riset Produk

riset produk bisnis pakaian

Riset produk merupakan langkah awal yang harus kita lakukan untuk menentukan produk apa yang akan kita jual di pasar. Kita tidak bisa asal memilih produk yang ingin dijual. Kita juga tidak bisa memilih produk hanya dengan menggunakan asumsi pribadi saja.

Kita membutuhkan data sesuai dengan kondisi pasar. Dengan begitu, maka produk yang kita pilih nanti bisa diterima oleh pasar. Nah, berikut ini merupakan beberapa cara yang bisa kita lakukan untuk melakukan riset produk.

Mengamati Tren Pasar

Penting sekali untuk mengetahui tren pakaian apa yang sedang populer atau nge-hitz saat ini. Tenang, ada banyak cara yang bisa kita lakukan untuk bisa mengetahui tren pakaian saat ini.

Google Trends

Google Trends adalah fitur dari Google yang bisa memberikan hasil analisa secara cepat dan tepat dengan jumlah pencarian untuk setiap kata kunci tertentu. Kita juga bisa membandingkan beberapa jenis produk satu dengan produk yang lainnya untuk melihat yang lebih banyak dicari. 

Media Sosial

Selain melihat tren produk di Google Trends, kita juga harus melihat tren di media sosial. Di sana kita bisa menemukan berbagai foto dan video produk jenis pakaian yang direview oleh beberapa orang atau influencer. 

Kita hanya perlu memasukan keyword produk pakaian yang ingin kita cari dengan menggunakan hashtag (#) di tab pencarian. 

Di tab Top tersebut kita akan melihat berbagai produk sesuai keyword yang kita masukan. Kita bisa mengetahui trendnya dengan melihat banyaknya like di postingan tersebut.

Survei Konsumen

Selain kita bisa melihatnya melalui internet, kita juga bisa langsung melakukan survei untuk mengetahui produk apa yang banyak dibutuhkan dan disukai oleh konsumen. 

Buatlah survei secara online dan sederhana supaya lebih mudah untuk kita kerjakan. Kita bisa memanfaatkan berbagai media sosial untuk membagikan survei ini dan mendapatkan lebih banyak respon dari konsumen.

2. Mengenali Target Pasar

cari target pasar bisnis pakaian

Dengan mengenali target pasar saat ingin memulai bisnis sangatlah penting. Dengan mengetahui target pasar, maka kita bisa memasarkan produk yang disukai dan dibutuhkan oleh konsumen.Target pasar juga bisa membantu kita untuk membuat strategi pemasaran produk secara tepat.

Namun, tahukah kamu apa yang dimaksud dengan target pasar? Target pasar adalah orang-orang yang menjadi target penjualan produk kita. Biasanya dalam menentukan target pasar kita akan melihat karakteristik konsumen baik dari sisi kebiasaan, demografi, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Bagaimana cara mencari dan menentukan target pasar bisnis Pakaian? Berikut ini langkah-langkah yang bisa kita lakukan untuk mengetahui target pasar bisnis kita.

Melalui Asumsi Kita

Sesuai dengan judulnya, kita hanya perlu berasumsi membuat perkiraan mana target pasar yang paling cocok dan sangat strategis? Misalnya saja, kita akan menjual produk baju kemeja formal untuk wanita. Perkirakan siapa yang akan membeli produk kita? Wanita kantoran? Mahasiswa? Atau Guru?

Melihat Kompetitor Bisnis Kita

Cobalah untuk meluangkan waktu melihat produk-produk yang dijual kompetitor kita. Kemudian, coba membuat analisis perkiraan siapa target pembelinya? Kita juga bisa mendapatkan celah dan menciptakan produk yang lebih unggul dari kompetitor bisnis kita.

Melakukan Komunikasi Langsung dengan Konsumen

Mengenali target pasar juga bisa dilakukan dengan cara ngobrol langsung sama calon pelanggan kita. Untuk itu, cobalah minta saran seputar bisnis pakaian dari teman terdekat atau kolega kita. Apa saja produk pakaian yang mereka butuhkan dan disukai? Berapa harga yang cocok untuk produk tersebut? Apakah warna tertentu menjadi pilihan mereka?

Membuat Buyer Persona

Buyer persona adalah gambaran target pasar yang kita targetkan. Kita bisa membuat gambaran ini dengan melakukan riset dan semua informasi yang kita kumpulkan sebelumnya. Dengan buyer persona, kita bisa mengembangkan produk bisnis pakaian kita secara tepat sesuai dengan yang kita targetkan.

3. Melihat Kompetitor Bisnis Kita

lihat kompetitor bisnis pakaian

Mungkin kita akan berpikiran, mengapa kepo sekali dengan kompetitor? Dalam berbisnis apapun itu, termasuk bisnis pakaian, kita juga perlu mempelajari kompetitor.

Mulai dari kelebihan dan kekurangan produknya, cara pemasaran, sampai distribusi bisnis pakaian mereka. Dari informasi tersebut kita bisa membuat produk berdaya saing yang tinggi.

Untuk bisa mempelajari kompetitor kita dengan baik dan benar, ada beberapa langkah yang bisa kita lakukan.

Mengelompokkan Kompetitor

Diluar sana ada banyak sekali kompetitor yang tangguh. Kita bisa memulainya dengan cara mengelompokkan menjadi beberapa kategori, yaitu kompetitor utama, kompetitor sekunder, dan kompetitor tersier. 

Kompetitor utama adalah pesaing yang memiliki target pasar yang sama dengan bisnis kita. Misalnya saja, kita dan kompetitor tersebut membuat bisnis baju muslim untuk wanita dewasa. 

Kompetitor sekunder adalah pesaing yang menjual produk yang sama, tetapi target pasarnya berbeda dengan bisnis kita. Misalnya saja, kita memiliki bisnis sepatu khusus wanita, maka kompetitor kita adalah bisnis sepatu khusus pria. 

Kompetitor tersier adalah pesaing yang tidak secara langsung berkompetisi dengan target pasar kita. Namun, mereka bisa menghasilkan produk yang masih berhubungan secara langsung dengan produk bisnis kita.

Mempelajari Produk Kompetitor

Setelah membuat kelompokkan untuk kompetitor bisnis, maka kita bisa mulai fokus pada beberapa kompetitor. Terutama kompetitor utama bisnis kita.
Sekarang, kita pelajari produk seperti apa yang di pasarkan oleh kompetitor bisnis kita. 

Perhatikan apa kelebihan dan kelemahan produk dari kompetitor kita. Manfaatkan kelemahan dari produk pesaing untuk menciptakan produk yang jauh lebih unggul. Sebab, dengan cara menawarkan produk yang tidak dimiliki oleh pesaing, maka kita memiliki peluang untuk memenangkan pasar. 

Misalnya saja, setelah kita mempelajari produk dari pesaing, kita mengetahui kalau bahan baku yang di pakai produk pesaing kita kurang bagus. Maka kita bisa membuat produk dengan bahan yang jauh lebih bagus dari pesaing bisnis kita.

Mengunjungi Website Kompetitor

Mengunjungi website kompetitor adalah hal yang penting. Perhatikan setiap detail websitenya. Mulai dari tampilannya, deskripsi yang ada di setiap produk, sampai seberapa cepat loading website kompetitor kita. Lalu, apakah website tersebut responsive untuk perangkat mobile? Dan, apakah mereka memiliki blog atau halaman khusus untuk promosi? 

Dari hasil analisis website kompetitor bisnis kita, maka kita bisa membuat website yang jauh lebih baik dari website toko online yang dimiliki oleh kompetitor. 
 
Apabila kamu belum memiliki website toko online sendiri, kamu bisa menghubungi tim kementeriankeuangan.com untuk dibuatkan online store dengan harga yang sangat murah.

Mengunjungi Media Sosial Kompetitor

Selain kita mengunjungi website resmi dari kompetitor, kita juga perlu menganalisis media sosial milik kompetitor. Cari tahu juga, seperti apa postingan kompetitor dalam mempromosikan produknya. 
 
Apakah mereka responsif terhadap komentar dari pelanggan?
Apakah mereka juga melakukan promosi lewat influencer?

Jika iya, kamu juga perlu mempromosikan bisnis kamu melalui influencer. 

Apakah kamu bingung, harus menemukan influencer terbaik itu dimana? 
 
Kamu bisa menghubungi tim kami melalui WhatsApp untuk sekedar bertanya atau menyewa jasa influencer terbaik kami.

Melihat Review Kompetitor

Tidak cukup apabila hanya melihat kelebihan dan kekurangan website dan media sosialnya saja, maka kita juga harus melihat bagaimana review pelanggan terhadap produk dari kompetitor bisnis kita. 

Dari review konsumen terhadap produk tersebut, maka kita akan mendapatkan informasi tambahan mengenai kelebihan sampai kekurangan dari produk yang dijual oleh kompetitor. 

Kita bisa meniru strategi penjualan yang mendapatkan review positif dari pelanggan dan membuat strategi yang jauh lebih baik dari review negatif. Dengan begitu, maka kita bisa mengungguli kompetitor bisnis kita.

Membandingkan Harga Kompetitor

Faktor harga biasanya masih sering menjadi pertimbangan konsumen ketika akan membeli sebuah produk. Jadi, penting sekali bagi kita untuk membandingkan harga produk dengan semua kompetitor bisnis kita. Berapa perkiraan harga untuk produk yang sama di pasaran?

4. Membuat Rencana Bisnis (Business Plan)

rencana bisnis pakaian

Setelah menentukan produk untuk bisnis kita, mengenali target, sampai melakukan analisa kompetitor, sekarang yang perlu kita lakukan adalah membuat perencanaan bisnis yang lebih konkret.

Perencanaan bisnis atau business plan bisa disebut juga sebagai konsep bisnis kita. Business plan inilah yang akan menjadi pemandu kita saat menjalankan bisnis. Oleh karena itu, kita tidak boleh membuatnya dengan sembarangan.

5. Mempersiapkan Anggaran atau Modal

anggaran atau modal bisnis pakaian

Dalam memulai bisnis pakaian, peran modal sangatlah penting. Namun, modal sedikit atau banyak bukan faktor yang menentukan keberhasilan bisnis pakaian kita.

Disini yang paling penting adalah kita harus pintar dalam mengatur dan mengelola modal untuk memulai bisnis pakaian. Untuk itu, kita perlu membuat rincian anggaran dengan tepat. Kita juga perlu mencatat semua rencana pengeluaran bisnis kita.

6. Mempersiapkan Produk Kita

siapkan produk bisnis pakaian

Produk bisnis pakaian kita harus original dan lebih unggul supaya bisa bersaing dengan kompetitor, sebisa mungkin produk kita harus memberikan pembaruan dan keunggulan yang tidak dimiliki oleh kompetitor.

Jadi, penting sekali untuk kita dalam menyajikan produk orisinil yang berkualitas. Untuk mendapatkan produk yang orisinil, tentu saja kita harus memikirkan desain produknya, memilih bahan yang berkualitas, dan mulai mencari produsen untuk memproduksi produk kita.

Nah, mari kita bahas satu persatu langkah untuk menciptakan produk yang berkualitas tersebut dibawah ini.

Desain Produk

Menciptakan produk yang berkualitas dimulai dari membuat sebuah desain atau rancangan. Berbekalkan riset dan pengetahuan tentang produk, kita sudah bisa membuat produk yang disukai dan diminati oleh banyak orang.

Membuat Signature Style

Salah satu yang membedakan produk kita dengan kompetitor bisa datang dari ciri khas atau style produk kita. Style yang khas itu yang akan membuat pelanggan mudah mengingat dan mengenal produk yang kita miliki. 

Supaya kita bisa membuat signature dengan style yang kuat dan mudah di ingat, cobalah untuk membuat desain yang filosofis. 

Misalnya saja, brand pakaian asal jerman A Kind of Guise yang membuat produk musim semi dengan mengusung tema “Ayam Cemani”. Tema tersebut ternyata terinspirasi dari corak kebudayaan yang berasal dari negara kita Indonesia.

Memilih Warna yang Tepat

Warna merupakan hal yang sangat penting untuk sebuah produk pakaian. Pemilihan warna bisa menjadi faktor penentu pembelian dan daya tarik tersendiri bagi konsumen untuk membeli produk kita. 

Pemilihan warna bisa dilakukan dengan berlandaskan konsep produk yang telah kita buat sebelumnya. Oh iya, kita juga bisa loh, menentukan warna produk berdasarkan tren warna saat ini.

Memilih Bahan yang Terbaik

Rancangan produk yang bagus saja tidak cukup untuk membuat pelanggan kita merasa puas dengan produk yang kita miliki. Kualitas produk sering kali menjadi penentu kepuasan pembeli.
Bahkan menurut para ahli, kualitas produk merupakan faktor yang utama untuk memberikan kepuasan kepada pelanggan kita. 

Jadi, sangat penting sekali untuk memilih bahan baku produk yang sesuai dan memiliki kualitas yang terbaik. 

Misalnya saja untuk produk pakaian, ada beberapa hal yang harus kita perhatikan yaitu jenis kain yang digunakan dalam bahan, warna kain, dan motif kain.

Mencari Produsen

Setelah kita merancang produk dan memilih bahan yang terbaik, sekarang waktunya kita untuk menyusunnya menjadi produk yang sangat berkualitas. Kalau produk pakaian kita adalah baju, maka kita tidak perlu menjahitnya sendiri. Kita bisa mencari penjahit profesional yang bisa kita andalkan. 

Intinya, kita tidak perlu memiliki pabrik sendiri untuk memproduksinya. Kita juga bisa mencari produsen pakaian yang berkualitas dan belum bermerek untuk diajak berkolaborasi dalam bisnis pakaian. Kita hanya perlu memasangkan label ke produk tersebut dengan brand milik kita. 
 
Nah, Untuk mencari produsen yang tepat, kita hanya perlu melihat kualitas hasil pengerjaan produknya, melihat review dari pelanggan, dan harga.

7. Membuat Desain Logo Brand

desain logo brand bisnis pakaian

Desain Logo Brand tidak bisa dianggap sebagai hal sepele dalam branding. Kenapa? Karena logo brand bisa disebut sebagai cerminan atau citra konsep bisnis pakaian yang kita miliki.

Mungkin kita pernah mendengarnya dari beberapa perusahaan yang melakukan desain ulang logo brandnya untuk menyampaikan visi baru mereka dan citra baru yang ingin dilihat oleh pelanggannya.

Dengan kata lain, logo brand pakaian harus dibuat sebaik mungkin. Berdasarkan riset, 93% logo top brand dunia dibuat dengan desain yang simpel dan mudah di ingat. Sehingga lebih mudah dikenal oleh pelanggan.

8. Melakukan Pemotretan Produk

foto produk bisnis pakaian

Memasarkan produk tanpa disertai dengan foto produk yang bagus maka tidak akan dilirik oleh konsumen. Hal itulah yang membuat kita juga perlu mempersiapkan pemotretan produk dengan sebaik mungkin. Hasil pemotretan produk inilah yang nantinya akan dipajangkan di katalog website toko online, iklan, dan postingan di berbagai media sosial.

Buatlah foto produk yang terlihat lebih profesional. Kalau perlu kita juga bisa menyewa jasa fotografer khusus pakaian untuk foto produk kita. Nah, untuk menghasilkan foto produk pakaian yang bagus dan tentunya yang bisa menarik banyak pelanggan untuk membeli produk kira, ada beberapa hal yang perlu kita persiapkan. Beberapa diantaranya ialah sebagai berikut:

Memilih Model yang Sesuai

Memilih model untuk produk pakaian juga memiliki peranan yang sangat penting. Sama halnya seperti kita membuat konsep foto, di sini kita harus menentukan model yang sesuai dengan target pasar produk yang kita jual. 

Misalnya saja target produk sepatu yang kita jual adalah beberapa kelompok milenial pria, maka kita harus bisa mencari model yang masuk dalam kelompok milenial tersebut.

Menggunakan Background Putih

Untuk memajang foto produk di katalog kita, maka gunakanlah background berwarna putih. Warna putih bisa membuat pembeli lebih fokus pada produk kita. Bukan hanya sebatas itu saja, background putih juga bisa lebih menonjolkan keunggulan dari desain produk kita.

Memilih Angle Foto yang Tepat

Angle fotografi adalah sudut pengambilan gambar dengan memperhatikan posisi kamera ketika membidik suatu objek. Supaya pembeli bisa melihat produk kita secara keseluruhan, maka kita harus menyajikan foto dari beberapa angle.

Foto Detail Produk

Kita juga perlu memperlihatkan detail dari produk yang kita jual. Detail seperti desain, bahan, atau tekstur bisa jadi keunggulan tersendiri untuk produk kita. Maka dari itu, foto produk dari jarak yang cukup dekat supaya detailnya bisa terlihat dengan jelas.

9. Membuat Website Toko Online

buat website toko online bisnis pakaian

Tahukah kamu kalau sudah ada banyak sekali pebisnis yang membuka usaha jual beli pakaian yang telah sukses tanpa memiliki toko fisik? Misalnya saja Vanilla Hijab. Hanya sebatas bermodalkan website toko online dan promosi secara online saja, bisnis pakaian muslim ini sekarang masih terus berkembang dan menjadi incaran pembeli.

Apa benar? Coba kita pikirkan sejenak, 96% pengguna internet di Indonesia ternyata pernah mencari produk atau layanan untuk dibeli secara online. Ditambah lagi, menurut data survey yang ada, produk yang paling laris dibeli secara online adalah produk pakaian seperti baju, celana, sepatu, jam tangan, dan masih banyak lagi yang lainnya. Jadi, bisnis pakaian kita memiliki peluang sukses apabila dijual via online, bukan?

Nah untuk itu, penting sekali untuk kita memiliki website toko online sendiri bagi kesuksesan bisnis pakaian kita. Dengan memiliki website toko online, ada banyak sekali kegunaan untuk bisnis pakaian kita. Inilah beberapa kegunaan website toko online.

Apabila kamu belum memiliki toko online atau onlineshop sendiri, kamu bisa menghubungi kami untuk membuatkannya dengan harga yang sangat murah, dan nikmati juga berbagai promo menarik yang lainnya.

10. Launching Produk

launching produk bisnis pakaian

Tahap inilah yang paling dinantikan ketika memulai bisnis pakaian, yaitu launching produk. Setelah produk dan website toko online kita sudah siap, berarti bisnis kita sudah siap untuk launching.

Namun, sebelum kita benar-benar melakukan launching untuk produk bisnis pakaian kita, maka kita perlu merencanakan waktu yang tepat untuk launching dan melakukan strategi promosinya yang benar.

Kita bisa membuat semacam pre-launching terlebih dahulu sebelum kita benar-benar melakukan launching produk. Misalnya saja dengan membuat pengumuman “coming soon” yang menampilkan beberapa produk dan juga penawaran menariknya.

Pre-launching ini memiliki tujuan untuk menarik atensi pembeli terhadap produk milik kita. Sehingga ketika kita melakukan launching, maka akan banyak pembeli yang mengunjungi website toko online kita dan potensi penjualan produk kita juga akan meningkat.

Nah, di pre-launching ini kita bisa memberikan informasi berbagai promo spesial pembelian saat akan melakukan launching untuk produk kita. Trik ini dinilai cukup baik untuk menarik perhatian dari pelanggan. Hal ini dikarenakan semua orang tentu akan menyukai berbagai promo spesial yang kita tawarkan kepada mereka.

Beberapa bisnis pakaian ini biasanya akan memberikan penawaran menarik saat mereka launching produk. Di artikel kali ini kami telah merangkum beberapa cara promosi yang biasa dipakai oleh bisnis pakaian.

Memberikan Promo Diskon atau Harga Spesial

Semua orang pasti menyukai diskon. Apalagi diskonnya bisa sampai setengah harga. Nah, di hari pertama ketika peluncuran produk, kita bisa memberikan diskon spesial untuk mendapatkan engagement dari calon pembeli.

Memberikan Promo Beli 1 Gratis 1 (Buy One Get One)

Melakukan promosi dengan strategi seperti ini sudah sering digunakan. Cara ini bisa kita gunakan untuk mengenalkan produk baru yang kita miliki. Mungkin tidak semua produk akan menggunakan promo yang satu ini. Maka kita bisa memberikan promo ini ke beberapa produk tertentu saja.

Memberikan Promo Hadiah

Strategi pemberian hadiah terhadap pembelian barang tertentu atau dengan jumlah tertentu juga bisa kita lakukan. Misalnya saja, beli 2 produk kaos gratis 1 topi. Strategi ini bisa menarik minat pembeli untuk membeli produk yang lebih banyak.

Memberikan Promo Gratis Biaya Ongkos Kirim

Pemberian gratis biaya ongkos kirim alias gratis ongkir ini akan sangat berarti bagi para pembeli produk kita. Pembeli bisa lebih hemat banyak dengan memanfaatkan promosi gratis ongkir ini. Kita bisa memberikan promo ini secara terbatas untuk pembeli produk. 

Misalnya saja, promo hanya tersedia untuk 50 pembeli pertama saja. Maka dengan begitu pembeli akan segera melakukan checkout untuk barang belanjanya yang ada di keranjang.

Memberikan Promo Voucher

Berbeda dengan pemberian hadiah, voucher ini bisa berbentuk potongan harga untuk produk tertentu saja saat itu juga atau potongan harga untuk pembelian produk yang selanjutnya.

Memberikan Promo Giveaway

Beberapa bisnis pakaian sering menerapkan strategi promosi dengan mengadakan program giveaway kepada beberapa pembeli yang beruntung. Biasanya program giveaway ini diberikan dengan menggunakan syarat tertentu untuk bisa mendapatkannya. 

Misalnya saja, pembeli harus memfollow akun media sosial brand kita terlebih dahulu, membagikan postingan, dan mengajak orang lain untuk mengikuti giveaway ini juga. Jadi, produk kita bisa dikenal lebih lebih luas dengan cepat.

Setelah kita menentukan promosi apa yang tepat saat akan melakukan launching produk, maka kita sudah bisa menyebarluaskan informasi tersebut di website bisnis kita. Selain di website, kita juga harus menyebarkannya di media sosial, acara bazar, atau melakukan kerjasama dengan beberapa influencer.

11. Mempromosikan Produk Melalui Iklan Secara Online

promosikan produk menggunakan iklan melalui online

Langkah ini merupakan langkah terakhir sekaligus langkah yang harus kita lakukan secara berkala. Apa tujuannya? Tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan penjualan produk bisnis kita.

Dengan mengiklankan produk milik kita secara online, maka kita bisa menjangkau pelanggan yang lebih luas lagi. Apalagi kalau kita menggunakan beberapa marketing tools yang sedang populer. Maka iklan produk kita bisa dijangkau langsung oleh target pasar yang sesuai.

Di sini, kami sudah memiliki rekomendasi untuk menggunakan marketing tools populer untuk mempromosikan bisnis kita secara melalui online.

Google Ads

Google Ads adalah fitur dari Google yang bisa dipakai untuk menampilkan iklan di hasil pencarian Google. Dengan menggunakan Google Ads ini maka iklan bisnis pakaian kita bisa muncul di hasil pencarian dengan menggunakan kata kunci tertentu. 

Google Search adalah platform pencarian yang paling banyak dipakai. Menurut data statistik, hampir 91,98% pencarian di internet dilakukan menggunakan Google Search.
Hal ini memiliki arti bahwa, dengan menggunakan Google Ads ini, maka iklan kita kemungkinan besar bisa dilihat oleh lebih banyak orang.

Instagram Ads

Kenapa harus promosi di Instagram? Perlu kita ketahui terlebih dahulu bahwa 45% pengguna Instagram di Indonesia ini selalu membeli produk yang mereka lihat di Instagram. Bayangkan saja, banyaknya pengguna Instagram di Indonesia bisa mencapai lebih dari 61 juta pengguna. 

Fakta menarik yang lainnya adalah pengguna Instagram memiliki usia beragam. Mulai dari usia 13 tahun sampai 65 tahun. Pengguna di usia 18-24 tahun adalah yang terbanyak menggunakan Instagram atau sekitar 37,3% dengan jumlah pengguna wanita yang lebih banyak. 

Kalau usia target pasar produk kita termasuk pengguna terbanyak di Instagram, maka Instagram Ads ini bisa jadi pilihan yang tepat untuk iklan bisnis pakaian kita.

Facebook Ads

Selain menggunakan Google dan Instagram untuk mengiklankan produk bisnis kita, Facebook Ads juga memiliki peluang yang besar untuk meningkatkan penjualan. Pengguna aktif Facebook di Indonesia mencapai kurang lebih 130 juta pengguna. 

Facebook Ads juga memiliki fitur untuk menampilkan iklan pada target pasar yang sesuai dengan bisnis pakaian kita. Dengan begitu, maka iklan kita bisa lebih tepat sasaran.

Masih bingung mau mengiklankan bisnis pakaian kamu menggunakan platform apa?

Kamu bisa menghubungi kami untuk membantu kamu mengiklankan bisnis pakaian kamu supaya bisa menjangkau lebih luas pemasaran produk yang kamu miliki, dengan harga yang sangat murah.

Ayo Mulai Bisnis Pakaian Kamu!

cara mudah memulai bisnis pakaian

Kita juga memiliki peluang sukses seperti mereka yang sudah berhasil dan sukses di dunia bisnis pakaian. Kuncinya adalah dengan melihat peluang, menciptakan produk yang berkualitas, dan memanfaatkan berbagai platform online. Apabila kita bisa memaksimalkan ketiganya dalam strategi pemasaran produk bisnis kita, tidak ada yang mustahil bisnis pakaian kita bisa sukses dan bertahan lama.