Ditipu Melalui Online? Begini Cara Blokir Rekening Penipu - Bisnis dan Usaha
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Ditipu Melalui Online? Begini Cara Blokir Rekening Penipu

Cara Blokir Rekening Penipuan di era digital seperti saat ini semakin marak dan sering terjadi, banyak oknum yang melakukan penipuan dengan berbagai

Konten [Tampil]
cara-bekukan-dan-blokir-rekening-penipu

Penipuan di era digital seperti saat ini semakin marak dan sering terjadi, banyak oknum yang melakukan penipuan dengan berbagai macam modus seperti jual beli barang dengan harga yang sangat murah, undian berhadiah, menawarkan pinjaman uang via online, investasi dan arisan bodong, serta masih banyak lagi yang lainnya.

Tidak sedikit orang yang sudah menjadi korban penipuan via online tersebut, rata-rata mereka yang tertipu adalah orang yang masih awam. Kebanyakan dari mereka tergiur untuk membeli barang berkedok promo murah atau cuci gudang, tergiur dengan berbagai hadiah undian puluhan sampai ratusan juta yang ditawarkan, dan karena membutuhkan uang sehingga melakukan pinjaman online melalui WhatsApp atau sms.

Apabila kita sudah terlanjur melakukan transfer uang ke rekening penipu, maka uang yang sudah kita transfer tersebut kemungkinan kecil bisa kembali, apalagi kalau nominalnya dibawah 2 juta. Tapi, tidak ada salahnya kita untuk melaporkan kejadian tersebut ke polisi dan bank supaya rekening penipu bisa dibekukan dan diblokir.

Apakah uang yang sudah kita transfer ke rekening penipu bisa kembali lagi?

Sebenarnya uang yang sudah kita transfer ke penipu tersebut bisa kembali lagi. Dengan catatan, kalau si penipu tersebut memiliki itikad baik untuk mengembalikannya.

Bagaimana cara supaya uang yang sudah di transfer ke penipu tersebut bisa kembali lagi?

Sedikit kemungkinan uang yang sudah di transfer ke penipu bisa kembali lagi. Tapi, kita masih bisa melakukan siasat dengan cara membekukan rekening penipu tersebut sebelum kita memblokirnya. Dengan begitu si penipu akan menghubungi anda kembali untuk membuka rekening yang sudah dibekukan tersebut.

Semoga saja uang yang sudah kita transfer tersebut bisa kembali. Hal ini berarti kalau uang itu masih menjadi rezeki kita. Apabila uang tersebut tidak bisa dikembalikan karena si penipu takut di tangkap polisi, setidaknya kita sudah melakukan hal yang benar. Karena uang yang diterima si penipu tidak bisa di ambil baik melalui ATM, maupun melalui bank.

Maka dari itu, waspada saat kita akan bertransaksi dengan orang yang tidak kita kenal. Cek terlebih dahulu nomor rekening orang yang akan bertransaksi dengan kita dengan cara yang sudah kami tuliskan di artikel yang satu ini:

Cara Blokir Rekening Penipu

Ketika kita sadar bahwa sebenarnya kita sudah tertipu, maka segera ambil tindakan secepat mungkin supaya uang yang sudah kita transfer bisa kembali lagi. Berikut ini merupakan cara yang harus kita lakukan:

1. Segera Menghubungi Pihak Bank Kita

Setelah menyadari kalau kita sudah tertipu, segeralah melapor dengan menghubungi pihak bank yang kita gunakan. Sampaikan masalah yang kita alami, yaitu sudah melakukan transfer uang kepada penipu.

Jelaskan kronologisnya, sebutkan nomor rekening kita dan nomor rekening penipu, maka pihak bank akan melakukan pembekuan dana yang sudah kita transfer ke rekening penipu tersebut.

Selanjutnya, tanyakan data-data apa saja yang harus kita persiapkan supaya uang yang dibekukan bisa dikembalikan kepada kita.

2. Buat Surat Keterangan dari Polisi

Buatlah surat keterangan dari kepolisian yang menyatakan bahwa kita sudah tertipu dengan melakukan transfer sejumlah uang ke rekening penipu tersebut.

Surat keterangan ini akan kita gunakan untuk memperkuat kasus penipuan yang kita alami. Sehingga, pihak bank bisa segera memproses kasus penipuan, dan uang yang sudah kita transfer bisa segera dikembalikan.

3. Pergi ke Kantor Cabang Bank Terdekat

Setelah membuat laporan di kepolisian setempat, segera pergi ke kantor cabang bank terdekat dengan membawa semua persyaratan yang dibutuhkan untuk meneruskan laporan pembekuan dan pemblokiran rekening penipu. Kita harus pergi segera mungkin setelah semua data kita lengkapi, jangan menunggu besok.

Siapkan juga semua bukti transaksi yang kita lakukan seperti percakapan di WhatsApp, struk bukti transfer dan sebagainya untuk memperkuat kebenaran ketika kita melaporkan kasus terkait penipuan online.

4. Membuat Surat Permintaan Pembekuan dan Pemblokiran Rekening

Buatlah surat pernyataan bahwa kita mengajukan pembekuan dan akan memblokir rekening penipu tersebut. Sebutkan nama dalam rekening yang di pakai penipu, nomor rekening yang kita transfer dan ditanda tangani diatas materai supaya lebih kuat secara hukum.

5. Bank Akan Memproses Laporan Pembekuan dan Pemblokiran Rekening Penipu Apabila Data dan Syarat Sudah Terpenuhi

Apabila persyaratan dan semua bukti transaksi sudah lengkap, maka bank akan langsung memproses pengajuan pembekuan dan pemblokiran rekening, serta pihak bank juga akan berusaha melakukan penarikan dana yang kita transfer ke penipu untuk dikembalikan ke rekening kita.